Jumat, 24 Februari 2012


Usaha yang Memberikan Arti

Dalam sebuah perjalanan darat , rombongan A mengalami kerusakan dengan mobilnya terpaksa mereka harus berdiam dahulu semalam di dalam hutan . Sementara rombongan B telah tiba di tempat tujuan . Rombongan A yang terdiri dari 8 orang ,  kemudian bergegas keluar dari mobil dan mencari bantuan di dalam hutan walaupun hal itu di pikir tak mungkin tetapi mereka tetap berusaha . Hingga akhirnya mereka menemukan sebuah gubuk yang sudah sangat tua . Mereka kemudian mencoba menghampiri gubuk tua itu . Setelah di ketuk dan tak ada jawaban dari dalam mereka akhirnya mencoba membuka pintu itu . Dengan kaget , mereka melihat sesosok wanita tua yang sedang menyulam sebuah baju .
 “ Silahkan masuk , maaf rumah saya begitu kotor “ , kata wanita tua itu .
“ Ia , terima kasih “, kata mereka sambil berjalan menuju wanita itu .
“Sebelumnya kami berterima kasih karena telah di izinkan masuk , kami kesini karena hanya rumah ini yang kami temukan di sepanjang perjalanan kami di tengah hutan ini . Kami ingin mencari bantuan karena mobil kami rusak . Disini , ibu tinggal sendiri ? “, Tanya pemimpin rombongan A .
“Tidak , disini saya tinggal bersama seorang anak saya . Namanya Jeje . Mungkin anak saya dapat membantu kalian .” , jawab ibu itu .
“Baiklah ,  namun dari tadi kami tidak kunjung melihat anak mu itu “ sahut heran dari pemimpin .
“Memang betul ,  anak saya sedang bersekolah . Biasanya ia pulang pada sore hari “, jawab ibu itu .
“Oh , kalau begitu kami tunggu anak ibu saja “, jawab pemimpin .
Setelah beberapa jam menunggu , Jeje akhirnya pulang . Ia langsung memberi salam dan mencium tangan ibunya . Tak hanya ibunya , kedelapan orang yang bertamu di rumahnya itu ikut juga dia mencium tangannya dan memberi salam . Ibunya kemudian menjelaskan kepada Jeje , bahwa orang – orang yang bertamu di rumahnya itu adalah sekelompok orang dari kota yang melakukan perjalanan namun mobil mereka rusak tak jauh dari rumah mereka . Ibunya juga menjelaskan tujuan dari rombongan itu menghampiri rumah mereka karena mereka ingin mencari bantuan dan berharap jika Jeje bersedia membantu mereka. Karena  tak ada seornag pun di antara mereka yang pandai membentulkan mesin mobil . Dan Jeje pun bersedia untuk membantu mereka .

“Sebelumnya , kami berterima kasih karena kamu sudah bersedia membantu kami . Namun , darimana kamu pandai membetulkan mesin mobil ? , Tanya pemimpin .
“Saya mempelajarinya dari Koran yang saya baca “ , jawabnya .
“Koran ? Maksudnya ? “ Tanya heran dari pemimpin .
“Setiap pukul 5 pagi , saya berangkat dari rumah untuk bersekolah di kota karena di desa ini tak ada sekolah . Karena hari masih gelap maka saya menggunakan lilin untuk menerangi jalan saya di sepanjang hutan  . Pulang pergi saya menghabiskan 1 batang lilin . Sesampai di kota yaitu pukul 6 . Saya kemudian bekerja untuk menghantarkan Koran – Koran ke setiap rumah masyarakat . Upah yang saya peroleh di hitung per hari . Dari pekerjaan ini saya memperoleh upah Rp 20 .000  . Setelah menghantarkan Koran pukul 7 , saya langsung bergegas berjalan lagi 1 km untuk sampai di sekolah dari kantor Koran tempat saya bekerja . Setelah pulang sekolah yaitu pukul 3 , saya kemudian bekerja kembali di tempat produksi susu untuk menghantarkan susu ke rumah – rumah . Sama halnya dengan menghantarkan Koran , saya mendapatkan upah per harinya . Untuk menghantarkan saya mendapatkan upah 30.000 . Jadi , perharinya saya memperoleh Rp 50.000 yang mungkin dapat meringankan beban ibu saya . Namun yang saya berikan ke ibu saya hanya Rp 48.000 karena Rp 2.000 telah saya gunakan untuk membeli lilin yang akan saya gunakan ke esokan harinya . Sedangkan ayah saya sudah lama pergi meninggalkan kami sewaktu yang berusia 7 tahun . Ia pergi meninggalkan kami karena ia sudah capek mengurusi ibu saya yang lumpuh . Karena itu , saya berusaha untuk bisa menjadi anak yang bisa membanggakan , melindungi , dan menjadi yang terbaik bagi orang yang paling saya cintai yaitu ibu saya “ jawab anak itu .
“Ternyata perjuanganmu begitu besar untuk orang tuamu . Bagaimana kalau setelah mobil kamu baik kembali , saya ingin mengajakmu ke kota dan merekomendasikan nilai – nilai yang telah kamu peroleh untuk bisa mendapatkan beasiswa ? Tanya pemimpin .
“Namun , bagaimana pula dengan ibu saya ? Jika , saya pergi siapa yang akan mengurusnya ? Bapak ,  tahu sendiri jika ibu saya lumpuh sehingga sulit melakukan apapun sendirian “ jawab Jeje .
“Kamu tidak perlu khawatir terhadap ibu nak .  Ibu akan baik – baik saja . Kamu pergi saja ke kota dan berusaha untuk mendapatkan beasiswa itu “potong ibunya .
“Baiklah ibu ,  ini saya lakukan karena ibu yang memintanya “ jawab Jeje .
Setelah mobil rombongan A diperbaiki , mereka kemudian bergegas menuju kota . Disana Jeje tinggal di rumah pemimpin rombongan itu . Setelah seminggu disana , keluarlah kabar ternyata nilai yang dia peroleh sangat memuaskan dan berhak mendapatkan beasiswa senilai Rp 270.000.000 . Untuk acara penyerahan beasiswa tersebut diadakan secara megah dengan ikut mengundang pers . Ia  kemudian menggunakan seragam sekolahnya .
Ketika tiba waktu penyerahan beasiswa tersebut Jeje kemudian berkata , “ saya tidak perlu beasiswa tersebut !”
“Mengapa ? Apakah itu kurang untukmu ?” Tanya pemimpin .
“Tidak  !” jawab Jeje
“Lalu , mengapa kamu menolaknya ? Atau kamu ingin menggantinya dengan sebuah rumah , mobil , atau kamu ingin menggunakannya untuk obat ibumu ?” Tanya pemimpin kembali .
“ Tidak . Saya tidak perlu semua itu . Sebenarnya saya ikut bapak ke kota bukan untuk mengejar beasiswa ataupun semacamnya tersebut tetapi saya hanya ingin berdiri di hadapan seluruh orang dan menyampaikan sesuatu yang sejak dahulu ingin saya katakan melalui acara ini karena saya tahu jika dalam acara seperti ini pasti akan diliput di siaran televisi .  Apakah bapak mengizinkan saya mengatakn hal itu ?” tanya Jeje .
“Baiklah nak !” sahut pemimpin .
“Akhirnya apa yang saya impikan untuk bisa berdiri di hadapan orang – orang penting di Negara ini bahkan di hadapan seluruh rakyat Amerika dapat terwujud . Ibu ,  lihatlah seragam yang aku kenakan . Ini adalah seragam pertama dan terakhir yang engkau berikan padaku dari penghasilan terakhirmu . Seragam ini aku kenakan terus tak peduli jika seragam ini sudah mulai sobek dan rusak . Asalkan aku masih bisa menggunakannya untukmu ibu . Dahulu kami adalah keluarga yang bahagia dan sukses . Namun 5 tahun yang lalu semuanya berubah , yang diawalinya dengan pindahnya kami ke dalam hutan . Ayah ,  aku tahu jika sekarang ayah sedang menontonku di televise . Dengar aku ayah , walau ayah telah meninggalkan ibu dan aku . Tetapi ,  kami tak pernah marah kepada ayah bahkan kami sangat merindukan ayah . Apalagi ibu , yang setiap malam mengigau tentang Ayah .  Aku tahu alasan ayah meninggalkan kami karena Ayah capek mengurusi ibu yang sedang lumpuh . Tetapi ,  di balik itu Ayah meninggalkan kami karena Ayah ingin mencari kerja untuk bisa membahagiakan kami seperti dulu . Aku tahu ini dari surat yang ayah letakkan dalam tas yang sekarang aku gunakan yang sebenarnya ingin ayah berikan kepada ibu . Namun , mengapa ayah malah tidak memberikan kepada ibu ? Aku tak peduli dengan jawaban ayah . Akhir kata , saya ingin Ayah  kembali kepada kami jika benar yang tertulis seperti dalam surat ayah ini . Aku dan ibu selalu menunggu Ayah di rumah . Dan ibu ,  maaf jika beasiswa ini saya tolak . Aku lebih menikmati uang yang aku peroleh dengan perlahan – lahan dan melalui kerja tanganku sendiri karena dari situ pula aku belajar  arti hidup dan arti jerih payah . Ayah , ibu aku menyayangi kalian “ , kata Jeje
Semua orang yang ada di ruang tersebut terharu bahkan selama ia mengungkapkan perasaannya tak ada suara sedikit pun . Suara tepuk tangan dan sorak – sorai mengumandangkan namanya baru terdengar setelah ia selasai berbicara . Semua orang kagum dengan pola pikir anak remaja seperti dirinya . Pujian pun tak berhenti mengalir kepada Jeje sejak ia memberanikan dirinya berkata di halayak banyak orang . Namun , karena ia menolak beasiswa tersebut ia akhirnya menolak untuk segera pulang dan bertemu dengan ibunya . Hari – hari seperti biasa kembali dijalani Jeje dengan penuh keceriaan . Hingga 1 bula berlalu sejak kejadian itu ,  muncul sesosok pria berjas hitam dan membawa banyak belanjaan datang menghampiri Jeje dan ibunya yang waktu itu  berada di teras rumah mereka . Ternyata itu adalah ayah Jeje yang ia rindukan bersama ibunya . Ayahnya kemudian meminta maaf dan menjelaskan alasannya tak memberikan surat itu kepada ibunya . Jeje merasa heran . Namun Ayahnya berterima kasih kepada Jeje yang mengungkapkan perasaannya lewat acara tersebut dari situ ia tahu jika Jeje dan istrinya masih tetap mempercayainya dan merindukan ia untuk kembali . Untuk , menepati janjinya ia memberikan belanjaan yang ia bawa untuk segera di kenakan Jeje dan istrinya . Dan mereka pun di bawa ke kota untuk tinggal bersama ayah Jeje yang kini sudah kembali sukses . Mereka pun kembali hidup bahagia .

Jadi ,  dalam hidup penuh dengan gelombang . Yang begitu nikmat ketika kita di terpa gelombang naik namun begitu menyakitkan ketika merasakan gelombang turunnya . Ketika , berada pada gelombang turun tersebut jangan mudah menerapkan prinsip untuk putus asa begitu saja dan prinsip untuk menikmati kesenangan sesaat . Namun , gunakan gelombang turun tersebut untuk menciptakan suatu usaha yang sangat berarti dan tak terlupakan karena dari situ pula kedewasaan seseorang mulai tercipta . Jadikan hidup sebagai perjalanan . Keberhasilan tidak dilihat dari berapa lama waktu untuk mencapainya tetapi dilihat dari berapa sering kesalahan datang dan usaha kita untuk mengusir jauh kesalahan itu .




Selasa, 14 Februari 2012

Cinta Untuk Mereka


Hari itu adalah tepat 3 tahun dia tak pernah bertemu dengan Theo . Waktu pertama kali Pia bertemu dengan Theo dia berusia 12 tahun dan sedang duduk di bangku kelas 1 SMP sedangkan Theo yang usianya 2 tahun lebih tua darinya yaitu 14 tahun , duduk di bangku kelas 3 SMP .

Awalnya mereka bertemu dalam suatu kegiatan paduan suara . Theo yang saat itu bertugas untuk mengiringi kelompok paduan suara Pia dengan piano karena Theo sangat lincah dan pandai memainkan setiap nada dari piano tersebut . Seiring berjalannya waktu Theo dan Pia mulai dekat . Saat itulah rasa suka Pia terhadap Theo timbul tetapi tak pernah diungkapkannya . Perasaan Pia ini hanya diketahui oleh Yanti , sahabat Pia .  Namun , setelah Theo tak bertugas lagi untuk mengiringi kelompok paduan suara Pia , mereka pun kehilangan komunikasi . Hari – hari pun tetap dilalui Pia dengan senyum walaupun tak seceria waktu bersama Theo .  Sejujurnya , dalam hatinya terbersit rasa kekesalan yang besar karena Theo menghilang tanpa alasan . Tetapi , hal itu tidak membuat Pia untuk melupakan Theo . Karena Theo adalah cinta pertamanya . 

Tiba – tiba , sehari kemudian Pia mendapat pesan singkat dari sahabatnya yaitu Yanti , dia mengatakan jika ia telah menyampaikan kepada Theo jika Pia menyukai Theo . Saat itu , Pia tak mampu berkata apa – apa lagi . Di keesokan harinya , tanpa dia sangka setelah 3 tahun dirinya tak pernah bertemu dengan Theo dia akhirnya bertemu kembali . Perasaan Pia sangatlah gugup melihat Theo . Pia sama sekali tidak menyangka jika akan bertemu dengan Theo apalagi malam sebelumnya ia baru saja mendapat kabar yang membuatnya sangat kaget .

Sejak pertemuan mereka kembali , mereka akhirnya kembali dekat dan sering smsan bersama . Sejak saat itu Pia berjanji tidak akan membiarkan siapapun dan apapun itu berusaha untuk memisahkan dirinya dan juga Theo . Hari – hari Pia kembali penuh warna dan keceriaan dengan hadirnya Theo kembali . 

Pada waktu itu Theo sedang bertugas untuk mengiringi kelompok paduan suara Pia karena kelompok paduan suara Pia diundang untuk menghadiri suatu acara . Karena hal ini , kesempatan Pia dan juga theo untuk bertemu semakin sering dan membuatnya semakin akrab walaupun hanya lewat sms . Pia dan Theo sangatlah jarang bicara bersama tetapi entah mengapa teman-teman mereka sering berkata jika Pia dan Theo sangatlah cocok dan pantas jika menjadi sepasang kekasih . Jika Pia dan Theo mendapat sindiran itu , mereka berdua hanya tersipu malu dan tak mampu berkata apa – apa  . Setiap hari , Pia dan Theo menjadi bahan ejekan oleh teman – temannya . Dalam hati Pia , dia merasa bingung karena di sisi lain dia merasa bahagia karena teman-temannya mendukung jika dia pacaran dengan Theo namun di sisi lain dia juga merasa bersalah kepada Theo karena  dirinyalah yang menyebabkan Theo di ejek oleh teman – temannya . 

  Oleh karena itu , Pia segera mengirimkan pesan singkat kepada Theo yang isinya  , “ Aku minta maaf karena akulah kamu ikut terlibat dalam hal ini . ”
Tak lama kemudian Theo membalas sms dari Pia dan berkata , “ Tidak masalah , bersikap cuek saja . Hidup itu di bawah santai dan tidak perlu dijadikan beban . “
Karena sms itu , Pia mampu melalui semua ejekan dari teman-temannya tanpa merasa bersalah kepada Theo .Kedekatan Pia dan Theo akhirnya tercium sampai ke Ayu yang tak lain adalah teman dalam kelompok paduan suara Pia . Usia Ayu 2 tahun lebih muda dari Pia . Pia dan Ayu boleh dikata sangat akrab karena dalam kelompok paduan suara mereka , hanya mereka yang mempunyai nada suara yang sama dan bernada tinggi karena itu mereka sering dipasangkan yang menyebabkan mereka sering berlatih berdua dan menjadi akrab .

Ayu yang mencium kabar tersebut langsung bertanya kepada Pia , “ Kak , apakah kakak sudah pacaran sama kak Theo ?”
Pia heran mendengar pertanyaan Ayu namun dia segera menjawab , “ Tidak dek ,  kami hanya berteman biasa . Memangnya kamu suka sama Theo ?”
Ayu menjawab , “ Ia kak . Aku mulai menyukainya sejak aku pertama kali bertemu dengannya .”
“ Itu artinya , sudah lama . Tetapi mengapa selama ini kamu tidak pernah cerita ma aku ? “ , kata Pia .
“Aku malu kak . Tetapi sekarang keberanianku sudah muncul karena aku sungguh mencintai kak Theo . Kakak mau membantu aku ? “ , kata Ayu .
Pia menjawab , “ Aku akan mengusahakannya . Kamu mau aku bantu apa ?”
“Aku ingin nomor handphone kakak Theo ,”  jawab Ayu .

Sebenarnya saat itu , perasaan Pia sangatlah bingung . Apa dia harus membatu Ayu ataukah tetap pada janjinya untuk menjadikan Theo sebagai miliknya seorang . Tetapi anehnya , Pia tiba – tiba memberikan begitu saja nomor handphone Theo kepada Ayu . Rasanya memang sakit tetapi apa boleh dikata nasi sudah menjadi bubur dan rasanya pahit untuk menelan air ludah sendiri . Akhirnya ,  sekarang Theo dan Ayu sering smsan . Bahkan mereka sering telfonan . Akibat dari hal ini , Pia harus kembali menelan pil pahit untuk kedua kalinya karena harus kehilangan Theo lagi dan merelakan kalau Theo mulai jarang sms dia namun lebih sering smsan sama Ayu .  Setiap hari , Ayu selalu saja bercerita kepada Pia karena Pia sudah di anggapnya kakak dan karena Pia pula dia bisa dekat dengan Theo . Mulai dari sms pertama dari Theo , Ayu membahas sms itu dengan penuh keceriaan yang terpancar dari sorot matanya . Setelah itu , ia juga bercerita tentang perasaannya setelah dekat dengan Theo . Semuanya itu diceritakan kepada Pia . Ayu pun tak pernah tau jika Pia juga menyukai Theo . Jauh sebelum Ayu menyukai Theo . Ayu juga tak pernah tau bagaimana rasa sakitnya mendengar cerita tentang orang yang kita cintai bersama dengan orang lain .

Hingga suatu hari ,  akhirnya Theo menyatakan cinta kepada Ayu . Ayu tak tau harus menjawab apa . Ia pun segera menemui Pia dan berkata ,“ Kakak , aku bingung harus menjawab apa . Mungkinkah aku harus menerima Theo ?” , tanya Ayu .Sungguh , ini adalah  pertanyaan yang sangat sulit untuk Pia . Ia tak tahu harus menjawab apa . Ia takut jika dia menjawab ia untuk menerima Theo sebagai pacar Ayu , artinya Pia akan kehilangan Theo namun jika dia menjawab tidak artinya dia akan membuat Ayu menjadi sakit hati . Pertanyaan itu sungguh sangat sulit untuk Pia .

Pia kemudian terdiam sejenak dan memikirkan apa yang pantas ia jawab . Akhirnya , dia putuskan untuk membiarkan Ayu menerima Theo sebagai pacaranya . Walaupun itu berat untuk dilakukan . Namun ini semua untuk kebahagiaan Ayu dan juga orang yang dia cintai yaitu Theo . Itu adalah keputusan terberat yang harus dilakukannya . Dan Pia hanya bisa berharap jika keputusannya ini tak salah .Ayu pun mengikuti usulan Pia . Akhirnya Theo yang selama ini Pia suka bahkan yang dia cintai berpacaran dengan teman Pia sendiri . Kabar tentang Ayu dan Theo yang berpacaran langsung saja diberitahukan Ayu ke Pia dan Pia adalah orang pertama yang mengetahuinya .  Saat itu , Pia tidak tau harus berbahagia ataukah harus bersedih akan kenyataan itu . Hingga , akhirnya dia putuskan untuk ikut berbahagia . Pia tak pernah menyesali keputusan yang telah diambilnya itu sebab yang ada dalam pikiran  Pia adalah kebahagiaan orang yang Pia cintai walaupun harus mengorbankan cinta untuk menyatukan orang yang saling mencintai . 

Biarlah , Ayu tak pernah tau tentang seberapa sulit menerima semua kenyataan ini . Kenyataan bahwa orang yang Pia sayangi bahkan orang yang Pia cintai kini menjadi pacarnya . Prinsip Pia hanya satu , TAKDIR ITU SEPERTI BERLARI DI GANG YANG SEMPIT , JIKA KITA MEMANG DITAKDIRKAN UNTUK BERSAMA  MAKA KITA AKAN DIPERTEMUKAN KEMBALI .    

Sabtu, 11 Februari 2012





IMPOSIBBLE



Dalam hati ini
Kembali terukir namamu
Di saat , ku ingin
Melupakanmu dan merelakanmu
Menjadi milik orang lain
Ku rasa , diri ini
Tak pantas untukmu
Ku piker , hati ini
Juga tak pantas untukmu
Bahkan ku nalar sejenak
Raga dan jiwa  ini juga
Tak pantas bersamamu
Kita jauh berbeda
Kau dan aku bagaikan
Langit dan bumi
Yang tak mungkin
Dapat bersamamu ..


 Kembalinya Sosokmu



Dalam hati ini
Kembali terukir namamu
Di saat , ku ingin
Melupakanmu dan merelakanmu
Menjadi milik orang lain
Ku rasa , diri ini
Tak pantas untukmu
Ku piker , hati ini
Juga tak pantas untukmu
Bahkan ku nalar sejenak
Raga dan jiwa  ini juga
Tak pantas bersamamu
Kita jauh berbeda
Kau dan aku bagaikan
Langit dan bumi
Yang tak mungkin
Dapat bersamamu ..

Kehendak Cinta

Membangun suatu komitmen
Bersama ,bersatu dan berbaur
Dalam 1 cinta 1 hati 1 rasa
Dengan seseorang adalah kebahagiaan tersendiri bagikamu

Mencintainya namun jangan merubahnya
Mencintainya namun jangan merusaknya
Dan mencintainya namun jangan menyakitinya

Merubahnnya artinya kamu mencintai dirimu sendiri
Merusaknya artinya kamu memikirkan kenikmatanmu sendiri
Dan menyakitinya artinya kamu hanya mementingkan kebahagiaanmu sendiri

Jalinan cinta yang akan kamu rajut
Dalam untaian kasih
Jangan kau bubuhi dengan noda
Jangan mudah kau bubuhi dengan amarah
Lalu mengaduknya dengan kebencian
Cinta tidak untuk dipermainkan
Tidak untuk bahan tawaan
Namun untuk keperluan 2 hati yang saling mencinta




Pelangi Sehabis Hujan

Hidupku tak selalu
Tanpa kabut yang pekat
Namun kasih-Mu nyata padaku
Pada waktumu yang tepat

Mungkin langit pun tak terklihat
Tertutup awan tebal namun hatiku
Kan tetap kuat
Oleh janjimu yang kekal

Seperti pelangi sehabis hujan
Itulah janjisetia-Mu Tuhan
Dibalik dukaku
Telah menanti harta yang tak ternilai dan abadi







BagaikanPelangi

Kulayangkan pandang di awan-awan
Sejenak hatiku bertanya – Tanya
Dapatkah hati ini bagaikan pelangi
Setiap saat pancarkan damai

Tuhan ,berikanlahkuasa-Mu
Jadikan aku pelangi-Mu
Kelakkan dapat menerangi kegelapan bumi
Tuhan ,peganglah tanganku ini
Bila mendakit bukit terjal
Janganlah di ombang-ambingkan
Iman percayaku ..

Karena kasih-mu Tuhan
Ada pengampunan
Karena kasih-mu Tuhan
Aku diselamatkan





TakMasalah

Tidak ada yang menyangka
Tidak ada yang menduga
Bahkan tak seorang pun
Membayangkan atau pun mengira
Kau akan melakukan dan membuatnya
Terluka ,tersakiti , dan menghakimi
Hatinya sendiri
Cinta yang dulu
Rasa yang dulu
Bahkan Kasih yang dulu
Telah kau kubur di dasar hatimu
Hanya karena dirinya
Cita ,suka , bahagia ,
Dan Senang yang dahulu terasa bersamamu
Kini berganti wujud menjadi
Lara ,sepi , duka
Sengsara ,menderita , sedih
Dan kesepian seiring dengan perginya
Dirimu untuk dirinya
Dari sini  ….
Hanya bisa kukirimkan
Doa ,harapan , danimpian
Untukmu bisa bahagia


HanyaKamu

Sedetik mungkin tak terasa
Semenit pun juga tidak
Bagaimana dengan sejam ?
Mungkin juga  tidak bagimu

Walau sebentar
Walau sementara
Dan hanya tersisa sedikit kesempatan
Tak ada kata menyerah darimu

Harapan boleh jadi
Optimisme pun tak boleh ketinggalan
Dan semangat untuk itu
Harus jadi pelengkapnya

Dia sudah menjad ipilihanmu
Dia juga telah  menjadi impianmu
Bahkan telah kau dambakan
Lalu ,sekarang dan untuk ke depan
Jangan pernah kau tanamkan dalam benakmu untuk menyerah karenanya
Karena …
I ALWAYS REMEMBER YOU  IN MY ACTIVITY CAUSE YOU ARE MY SPIRIT

LOVE

Cinta adalah 2 hati
Cinta adalah keinginan
Cinta adalah kemampuan
Dan cinta adalah komitmen

Mencintai seseorang adalah kehendak
Mencintai seseorang adalah keputusan
Mencintai seseorang adalah naluri bersama
Dan mencintai seseorang adalah ketulusan yang timbul

Kebahagiaan dari cinta datang saat telah bersama
Namun tidak posesif  terhadap pasangan
Kebahagiaan dari cinta  juga datang saat  2 hati sudah berpadu
Namun tidak ada paksaan
Karena kebahagiaan cinta yang sesungguhnya
Datang dari diri kita sendiri
Yang menyambut cinta itu
Dengan hati yang dahulu sudah terluka
Namun mampu bangkit dan melebarkan
Ruang cinta kepada siapa pun



Yang Baru


Saat pandanganku terlempar kesana
Sedih ,suka dan kehampaan
Hilang dan tak jelas arah
Saat merpati putih
Tiba-tiba menghampiri
Semua keluh kesah
Yang hadir ,sudah memiliki  arti

Putih ,bersih dan suci
Engkau hadirkan dalam perjalanan hidupku
Tak sedikit pun luka
Membekas pada diriku

Anganku yang dulu tak bertujuan
Anganku yang semula tak  berarti
Anganku yang dahulu  tak jelas
Semua tergantiakan hadirnya dirimu

Akan kubuat sangkar
Akan kubuat tempat
Dan akan kuhadirkan ruang
Untukmu dan untukku selalu bersama